Surah Al-Mu’minun ( Ayat 01-20 ) ~ ~ Bacaan [ Arab – Latin – Terjemah Bahasa Indonesia ]

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 01

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ

01. Qad aflaha almu/minuuna

01. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 02

الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ

02. Alladziina hum fii shalaatihim khaasyi’uuna

02. (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam Shalatnya,


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 03

وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ

03. Waalladziina hum ‘ani allaghwi mu’ridhuuna

03. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 04

وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ

04. Waalladziina hum lilzzakaati faa’iluuna

04. Dan orang-orang yang menunaikan zakat,


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 05

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ

05. Waalladziina hum lifuruujihim haafizhuuna

05. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 06

إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ

06. illaa ‘alaa azwaajihim aw maa malakat aymaanuhum fa-innahum ghayru maluumiina

06. Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki[994]; Maka Sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela

[994] Maksudnya: budak-budak belian yang didapat dalam peperangan dengan orang kafir, bukan budak belian yang didapat di luar peperangan. dalam peperangan dengan orang-orang kafir itu, wanita-wanita yang ditawan Biasanya dibagi-bagikan kepada kaum muslimin yang ikut dalam peperangan itu, dan kebiasan Ini bukanlah suatu yang diwajibkan. imam boleh melarang kebiasaan ini. Maksudnya: budak-budak yang dimiliki yang suaminya tidak ikut tertawan bersama-samanya


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 07

فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ

07. Famani ibtaghaa waraa-a dzaalika faulaa-ika humu al’aaduuna

07. Barangsiapa mencari yang di balik itu[995] Maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas

[995] Maksudnya: zina, homoseksual, dan sebagainya


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 08

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ

08. Waalladziina hum li-amaanaatihim wa’ahdihim raa’uuna

08. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 09

وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ

09. Waalladziina hum ‘alaa shalawaatihim yuhaafizhuuna

09. Dan orang-orang yang memelihara Shalatnya


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 10

أُولَٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ

10. Ulaa-ika humu alwaaritsuuna

10. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 11

الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

11. Alladziina yaritsuuna alfirdawsa hum fiihaa khaaliduuna

11. (yakni) yang akan mewarisi syurga Firdaus. mereka kekal di dalamnya


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 12

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ طِينٍ

12. Walaqad khalaqnaa al-insaana min sulaalatin min thiinin

12. Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 13

ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ

13. Tsumma ja’alnaahu nuthfatan fii qaraarin makiinin

13. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim)


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 14

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

14. Tsumma khalaqnaa alnnuthfata ‘alaqatan fakhalaqnaa al’alaqata mudhghatan fakhalaqnaa almudhghata ‘izhaaman fakasawnaa al’izhaama lahman tsumma ansya/naahu khalqan aakhara fatabaaraka allaahu ahsanu alkhaaliqiina

14. Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 15

ثُمَّ إِنَّكُمْ بَعْدَ ذَٰلِكَ لَمَيِّتُونَ

15. Tsumma innakum ba’da dzaalika lamayyituuna

15. Kemudian, sesudah itu, Sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 16

ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تُبْعَثُونَ

16. Tsumma innakum yawma alqiyaamati tub’atsuuna

16. Kemudian, Sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 17

وَلَقَدْ خَلَقْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعَ طَرَائِقَ وَمَا كُنَّا عَنِ الْخَلْقِ غَافِلِينَ

17. Walaqad khalaqnaa fawqakum sab’a tharaa-iqa wamaa kunnaa ‘ani alkhalqi ghaafiliina

17. Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan di atas kamu tujuh buah jalan (tujuh buah langit); dan kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami)


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 18

وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً بِقَدَرٍ فَأَسْكَنَّاهُ فِي الْأَرْضِ ۖ وَإِنَّا عَلَىٰ ذَهَابٍ بِهِ لَقَادِرُونَ

18. Wa-anzalnaa mina alssamaa-i maa-an biqadarin fa-askannaahu fii al-ardhi wa-innaa ‘alaa dzahaabin bihi laqaadiruuna

18. Dan kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu kami jadikan air itu menetap di bumi, dan Sesungguhnya kami benar-benar berkuasa menghilangkannya


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 19

فَأَنْشَأْنَا لَكُمْ بِهِ جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ لَكُمْ فِيهَا فَوَاكِهُ كَثِيرَةٌ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ

19. Fa-ansya/naa lakum bihi jannaatin min nakhiilin wa-a’naabin lakum fiihaa fawaakihu katsiiratun waminhaa ta/kuluuna

19. Lalu dengan air itu, kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan,


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 20

وَشَجَرَةً تَخْرُجُ مِنْ طُورِ سَيْنَاءَ تَنْبُتُ بِالدُّهْنِ وَصِبْغٍ لِلْآكِلِينَ

20. Wasyajaratan takhruju min thuuri saynaa-a tanbutu bialdduhni washibghin lilaakiliina

20. Dan pohon kayu keluar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyak, dan pemakan makanan bagi orang-orang yang makan


Silahkan Baca Juga : Al Qur’an Surah Al Hajj : Ayat 61-78
Download Gratis : Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 01-20.PDF

[994] Maksudnya: budak-budak belian yang didapat dalam peperangan dengan orang kafir, bukan budak belian yang didapat di luar peperangan. dalam peperangan dengan orang-orang kafir itu, wanita-wanita yang ditawan Biasanya dibagi-bagikan kepada kaum muslimin yang ikut dalam peperangan itu, dan kebiasan Ini bukanlah suatu yang diwajibkan. imam boleh melarang kebiasaan ini. Maksudnya: budak-budak yang dimiliki yang suaminya tidak ikut tertawan bersama-samanya.

[995] Maksudnya: zina, homoseksual, dan sebagainya.

 

Share This:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*