Surah Al-Mu’minun ( Ayat 41-60 ) ~ ~ Bacaan [ Arab – Latin – Terjemah Bahasa Indonesia ]

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 41

فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ بِالْحَقِّ فَجَعَلْنَاهُمْ غُثَاءً ۚ فَبُعْدًا لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

41. Fa-akhadzat-humu alshshayhatu bialhaqqi faja’alnaahum ghutsaa-an fabu’dan lilqawmi alzhzhaalimiina

41. Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak dan kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir[1001] Maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu.

[1001] Maksudnya: demikian buruknya akibat mereka, sampai mereka tiada berdaya sedikitpun, tak ubahnya sebagai sampah yang dihanyutkan banjir, padahal tadinya mereka bertubuh besar-besar dan kuat-kuat


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 42

ثُمَّ أَنْشَأْنَا مِنْ بَعْدِهِمْ قُرُونًا آخَرِينَ

42. Tsumma ansya/naa min ba’dihim quruunan aakhariina

42. Kemudian kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain[1002]

[1002] Maksudnya: kaum Nabi Saleh, kaum Nabi Luth, dan kaum Nabi Syu’aib


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 43

مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُونَ

43. Maa tasbiqu min ummatin ajalahaa wamaa yasta/khiruuna

43. Tidak (dapat) sesuatu umatpun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat (dari ajalnya itu)


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 44

ثُمَّ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَىٰ ۖ كُلَّ مَا جَاءَ أُمَّةً رَسُولُهَا كَذَّبُوهُ ۚ فَأَتْبَعْنَا بَعْضَهُمْ بَعْضًا وَجَعَلْنَاهُمْ أَحَادِيثَ ۚ فَبُعْدًا لِقَوْمٍ لَا يُؤْمِنُونَ

44. Tsumma arsalnaa rusulanaa tatraa kulla maa jaa-a ummatan rasuuluhaa kadzdzabuuhu fa-atba’naa ba’dhahum ba’dhan waja’alnaahum ahaadiitsa fabu’dan liqawmin laa yu/minuuna

44. Kemudian kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul kami berturut-turut. tiap-tiap seorang Rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya, Maka kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain[1003]. dan kami jadikan mereka buah tutur (manusia), Maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman

[1003] Maksudnya: oleh Karena masing-masing umat itu mendustakan Rasul-Nya, Maka Allah membinasakan mereka dengan berturut-turut


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 45

ثُمَّ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ وَأَخَاهُ هَارُونَ بِآيَاتِنَا وَسُلْطَانٍ مُبِينٍ

45. Tsumma arsalnaa muusaa wa-akhaahu haaruuna bi-aayaatinaa wasulthaanin mubiinin

45. Kemudian kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) kami, dan bukti yang nyata[1004],

[1004] Yang dimaksud tanda-tanda kebesaran Allah dan bukti yang nyata dalam ayat Ini ialah: mukjizat Nabi Musa A.S yang sembilan buah, mukjizat yang sembilan itu ialah: tongkat, tangan, belalang, kutu, katak, darah, taupan, laut, dan bukit Thur


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 46

إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ فَاسْتَكْبَرُوا وَكَانُوا قَوْمًا عَالِينَ

46. ilaa fir’awna wamala-ihi faistakbaruu wakaanuu qawman ‘aaliina

46. Kepada Fir’aun dan pembesar-pembesar kaumnya, Maka mereka ini takabur dan mereka adalah orang-orang yang sombong


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 47

فَقَالُوا أَنُؤْمِنُ لِبَشَرَيْنِ مِثْلِنَا وَقَوْمُهُمَا لَنَا عَابِدُونَ

47. Faqaaluu anu/minu libasyarayni mitslinaa waqawmuhumaa lanaa ‘aabiduuna

47. Dan mereka berkata: “Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga), padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?”


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 48

فَكَذَّبُوهُمَا فَكَانُوا مِنَ الْمُهْلَكِينَ

48. Fakadzdzabuuhumaa fakaanuu mina almuhlakiina

48. Maka (tetaplah) mereka mendustakan keduanya, sebab itu mereka adalah termasuk orang-orang yang dibinasakan


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 49

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

49. Walaqad aataynaa muusaa alkitaaba la’allahum yahtaduuna

49. Dan Sesungguhnya Telah kami berikan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 50

وَجَعَلْنَا ابْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُ آيَةً وَآوَيْنَاهُمَا إِلَىٰ رَبْوَةٍ ذَاتِ قَرَارٍ وَمَعِينٍ

50. Waja’alnaa ibna maryama waummahu aayatan waaawaynaahumaa ilaa rabwatin dzaati qaraarin wama’iinin

50. Dan Telah kami jadikan (Isa) putera Maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata bagi (kekuasaan kami), dan kami melindungi mereka di suatu tanah Tinggi yang datar yang banyak terdapat padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir[1005]

[1005] Yaitu: suatu tempat di Palestina


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 51

يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا ۖ إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

51. Yaa ayyuhaa alrrusulu kuluu mina alththhayyibaati wai’maluu shaalihan innii bimaa ta’maluuna ‘aliimun

51. Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 52

وَإِنَّ هَٰذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاتَّقُونِ

52. Wa-inna haadzihi ummatukum ummatan waahidatan wa-anaa rabbukum faittaquuni

52. Sesungguhnya (agama Tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu[1006], dan Aku adalah Tuhanmu, Maka bertakwalah kepada-Ku

[1006] Lihat surah Al Anbiya ayat 92 : Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 53

فَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ زُبُرًا ۖ كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

53. Fataqaththha’uu amrahum baynahum zuburan kullu hizbin bimaa ladayhim farihuuna

53. Kemudian mereka (pengikut-pengikut Rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing)


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 54

فَذَرْهُمْ فِي غَمْرَتِهِمْ حَتَّىٰ حِينٍ

54. Fadzarhum fii ghamratihim hattaa hiinin

54. Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 55

أَيَحْسَبُونَ أَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهِ مِنْ مَالٍ وَبَنِينَ

55. Ayahsabuuna annamaa numidduhum bihi min maalin wabaniina

55. Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa),


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 56

نُسَارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْرَاتِ ۚ بَلْ لَا يَشْعُرُونَ

56. Nusaari’u lahum fii alkhayraati bal laa yasy’uruuna

56. Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? tidak, Sebenarnya mereka tidak sadar[1007]

[1007] Lihat Surah At Taubah ayat 55 : Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir

Dan lihat Surah Ali Imran ayat 178 : Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 57

إِنَّ الَّذِينَ هُمْ مِنْ خَشْيَةِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُونَ

57. inna alladziina hum min khasyyati rabbihim musyfiquuna

57. Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka,


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 58

وَالَّذِينَ هُمْ بِآيَاتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ

58. Waalladziina hum bi-aayaati rabbihim yu/minuuna

58. Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka,


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 59

وَالَّذِينَ هُمْ بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُونَ

59. Waalladziina hum birabbihim laa yusyrikuuna

59. Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Tuhan mereka (sesuatu apapun),


Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 60

وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ

60. Waalladziina yu/tuuna maa aataw waquluubuhum wajilatun annahum ilaa rabbihim raaji’uuna

60. Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) Sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka[1008],

[1008] Maksudnya: Karena tahu bahwa mereka akan kembali kepada Allah untuk dihisab, Maka mereka khawatir kalau-kalau pemberian-pemberian (sedekah-sedekah) yang mereka berikan, dan amal ibadah yang mereka kerjakan itu tidak diterima Allah


Silahkan Baca Juga : Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 21-40
Download Gratis : Al Qur’an Surah Al-Mu’minun : Ayat 41-60.PDF

[1001] Maksudnya: demikian buruknya akibat mereka, sampai mereka tiada berdaya sedikitpun, tak ubahnya sebagai sampah yang dihanyutkan banjir, padahal tadinya mereka bertubuh besar-besar dan kuat-kuat

[1002] Maksudnya: kaum Nabi Saleh, kaum Nabi Luth, dan kaum Nabi Syu’aib

[1003] Maksudnya: oleh Karena masing-masing umat itu mendustakan Rasul-Nya, Maka Allah membinasakan mereka dengan berturut-turut

[1004] Yang dimaksud tanda-tanda kebesaran Allah dan bukti yang nyata dalam ayat Ini ialah: mukjizat Nabi Musa A.S yang sembilan buah, mukjizat yang sembilan itu ialah: tongkat, tangan, belalang, kutu, katak, darah, taupan, laut, dan bukit Thur

[1005] Yaitu: suatu tempat di PaIestina

[1006] Lihat surah Al Anbiya ayat 92

[1007] Lihat surah at Taubah ayat 55, dan lihat surah Ali Imran ayat 178

[1008] Maksudnya: Karena tahu bahwa mereka akan kembali kepada Allah untuk dihisab, Maka mereka khawatir kalau-kalau pemberian-pemberian (sedekah-sedekah) yang mereka berikan, dan amal ibadah yang mereka kerjakan itu tidak diterima Allah

Share This:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*