Bila Allah Sudah Berjanji, itu Berarti Sudah Pasti. Mengapa Mesti Ragu Untuk Menikah?

Menjadi sepasang pengantin baru adalah kebahagiaan terindah bagi kedua mempelai. Meski banyak yang bilang jadi pengantin baru itu repot. Biaya hidup tinggi bahkan mungkin sisa utang membengkak setelah menghelat pesta. Namun kalian harus percaya, itu hanya efek samping

Ya, efek samping yang bertahan lama, karena setelah pernikahan itu akan selalu ada seseorang di samping kita. Jangan takut menikah, karena menikah itu indah. Kebahagian jadi pasangan pengantin baru akan terasa kian sempurna ketika telah melewati kebersamaan pada malam pertama yang penuh cinta

Malam yang mana seseorang dapat menyalurkan hasratnya dengan jalan yang diridhai oleh Allah. Dengannya tak hanya sekedar kenikmatan yang didapat tapi juga pahala yang berlipat yang dapat diraih. Nilai pahala semakin bertambah seiring dengan bertambahnya rasa kasih dan sayang kedua mempelai tatkala berhias dengan adab-adab ketika menuju peraduan cinta

Mari renungkan Firman Allah S.W.T dalam Al Qur’an;

وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, juga orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Bila mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” Al-Qur’an Surat. An Nuur: 32

Menikah itu ketaatan

Tak mungkin Allah akan membiarkan hamba-Nya sengsara saat mereka ingin berbuat kebaikan seperti menikah. Dalam hadits lain disebutkan bahwa Allah akan senantiasa menolong orang yang akan menjaga kesucian dirinya dengan menikah

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu: Rasulullah Muhammad S.A.W. telah bersabda mengenai tiga golongan yang dipastikan akan mendapat pertolongan Allah. Di antaranya:

وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ الْعَفَافَ

“… seorang yang menikah karena ingin menjaga kesuciannya.” HR. An Nasai no. 3218, At Tirmidzi no. 1655. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan

Ahmad bin Syu’aib Al Khurasani An Nasai menjelaskan dalam Bab Pertolongan Allah bagi orang yang nikah yang ingin menjaga kesucian dirinya

Bila Allah sudah benjanji, itu berarti sudah pasti. Jadi mengapa kalian mesti ragu untuk Menikah?

Semoga kita tidak takut lagi menyempurnakan separuh agama kita. Karena dengan menikah, separuh agama kita sempurna, semua kebaikan yang kita lakukan bernilai ibadah. bukankah dengan dilangsungkanya akad pernikahan, merupakan cara terbaik menjaga kesucian diri?

Doa teruntuk setiap pasangan pengantin baru, semoga Allah selalu mudahkan segala urusannya dan mengangkat semua kesulitannya. Amiiin

Menjadi Pengantin Baru Sakinah

Sakinah itu tenang. Bayangkan fikiran kita yang damai, wajah yang ceria, hati yang tenteram. Tapi bahagianya jangan sampai lebay, tapi bibirnya siap tersenyum kapan saja juga mana saja. Demikianlah Allah telah menjadikan pasangan kita sebagai penyejuk hati. Dengannya kita menjadi tenang dan sebaliknya ia menjadi tenang karena kita

Motivasi Untuk Pengantin Baru

Tenang, tenanglah hai jiwa. Pandangilah ia yang tengah pulas di sisimu, hadirkan doa-doa tulusmu baginya. Kemudian berjanjilah akan selalu menghargainya setinggi nilai kekasih. Lakukanlah pengorbanan yang paling tulus untuknya

Pengorbanan yang karenanya menjadikan dirimu sebagai kekasihnya, yang melayani, membela dan menjunjung tingginya atas nama cinta. Tenanglah wahai jiwa Ia tak mengancammu hanya karena murka, ia tak menjauhimu lantaran bosan

Ia hanya sedang rapuh dan tidak mengerti, Hingga ia berfikir orang tulus akan merugi dan cinta itu hanya sebuah janji dusta. Tenanglah wahai jiwa. Nyalakanlah pelita ketenangan untuk esok, lusa dan selamanya

Tatkala engkau membangunkannya, lalu menyiapkan makan paginya, dan membungkus bekal makan siangnya. Tenanglah. Karena ia begitu berharga

Share This:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*