Surah Al-Mu’min ( Ayat 21-40 ) ~ ~ Bacaan [ Arab – Latin – Terjemah Bahasa Indonesia ]

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 21

أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ كَانُوا مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوا هُمْ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَآثَارًا فِي الْأَرْضِ فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ وَمَا كَانَ لَهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَاقٍ

21. Awa lam yasiiruu fii al-ardhi fayanzhuruu kayfa kaana ‘aaqibatu alladziina kaanuu min qablihim kaanuu hum asyadda minhum quwwatan waaatsaaran fii al-ardhi fa-akhadzahumu allaahu bidzunuubihim wamaa kaana lahum mina allaahi min waaqin

21. Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[1319], Maka Allah mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari azab Allah

[1319] Maksudnya: bangunan, alat perlengkapan, benteng-benteng dan istana-istana


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 22

ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانَتْ تَأْتِيهِمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَكَفَرُوا فَأَخَذَهُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّهُ قَوِيٌّ شَدِيدُ الْعِقَابِ

22. Dzaalika bi-annahum kaanat ta’tiihim rusuluhum bialbayyinaati fakafaruu fa-akhadzahumu allaahu innahu qawiyyun syadiidu al’iqaabi

22. Yang demiklan itu adalah karena telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata[1320] lalu mereka kafir; Maka Allah mengazab mereka. Sesungguhnya dia Maha Kuat lagi Maha keras hukuman-Nya

[1320] Maksudnya: mukjizat, hukum-hukum, dan ajaran-ajaran yang dibawanya


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 23

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِآيَاتِنَا وَسُلْطَانٍ مُبِينٍ

23. Walaqad arsalnaa muusaa bi-aayaatinaa wasulthaanin mubiinin

23. Dan Sesungguhnya Telah kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat kami dan keterangan yang nyata,


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 24

إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَقَارُونَ فَقَالُوا سَاحِرٌ كَذَّابٌ

24. ilaa fir’awna wahaamaana waqaaruuna faqaaluu saahirun kadzdzaabun

24. Kepada Fir’aun, Haman dan Qarun; Maka mereka berkata: “(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta”


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 25

فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْحَقِّ مِنْ عِنْدِنَا قَالُوا اقْتُلُوا أَبْنَاءَ الَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ وَاسْتَحْيُوا نِسَاءَهُمْ ۚ وَمَا كَيْدُ الْكَافِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَالٍ

25. Falammaa jaa-ahum bialhaqqi min ‘indinaa qaaluu uqtuluu abnaa-a alladziina aamanuu ma’ahu waistahyuu nisaa-ahum wamaa kaydu alkaafiriina illaa fii dhalaalin

25. Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi kami mereka berkata: “Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanita-wanita mereka”. dan tipu daya orang-orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia (belaka)


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 26

وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُونِي أَقْتُلْ مُوسَىٰ وَلْيَدْعُ رَبَّهُ ۖ إِنِّي أَخَافُ أَنْ يُبَدِّلَ دِينَكُمْ أَوْ أَنْ يُظْهِرَ فِي الْأَرْضِ الْفَسَادَ

26. Waqaala fir’awnu dzaruunii aqtul muusaa walyad’u rabbahu innii akhaafu an yubaddila diinakum aw an yuzhhira fii al-ardhi alfasaada

26. Dan Berkata Fir’aun (kepada pembesar-pembesarnya): “Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya, Karena Sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi”


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 27

وَقَالَ مُوسَىٰ إِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ مِنْ كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ الْحِسَابِ

27. Waqaala muusaa innii ‘udztu birabbii warabbikum min kulli mutakabbirin laa yu’minu biyawmi alhisaabi

27. Dan Musa berkata: “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab”


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 28

وَقَالَ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَانَهُ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَنْ يَقُولَ رَبِّيَ اللَّهُ وَقَدْ جَاءَكُمْ بِالْبَيِّنَاتِ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ وَإِنْ يَكُ كَاذِبًا فَعَلَيْهِ كَذِبُهُ ۖ وَإِنْ يَكُ صَادِقًا يُصِبْكُمْ بَعْضُ الَّذِي يَعِدُكُمْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ

28. Waqaala rajulun mu’minun min aali fir’awna yaktumu iimaanahu ataqtuluuna rajulan an yaquula rabbiyya allaahu waqad jaa-akum bialbayyinaati min rabbikum wa-in yaku kaadziban fa’alayhi kadzibuhu wa-in yaku shaadiqan yushibkum ba’dhu alladzii ya’idukum inna allaaha laa yahdii man huwa musrifun kadzdzaabun

28. Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir’aun yang menyembunyikan imannya berkata: “Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki Karena dia menyatakan: “Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. dan jika ia seorang pendusta Maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu”. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 29

يَا قَوْمِ لَكُمُ الْمُلْكُ الْيَوْمَ ظَاهِرِينَ فِي الْأَرْضِ فَمَنْ يَنْصُرُنَا مِنْ بَأْسِ اللَّهِ إِنْ جَاءَنَا ۚ قَالَ فِرْعَوْنُ مَا أُرِيكُمْ إِلَّا مَا أَرَىٰ وَمَا أَهْدِيكُمْ إِلَّا سَبِيلَ الرَّشَادِ

29. Yaa qawmi lakumu almulku alyawma zhaahiriina fii al-ardhi faman yanshurunaa min ba’si allaahi in jaa-anaa qaala fir’awnu maa uriikum illaa maa araa wamaa ahdiikum illaa sabiila alrrasyaadi

29. (Musa berkata): “Hai kaumku, untukmulah kerajaan pada hari ini dengan berkuasa di muka bumi. siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!” Fir’aun berkata: “aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar”


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 30

وَقَالَ الَّذِي آمَنَ يَا قَوْمِ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ مِثْلَ يَوْمِ الْأَحْزَابِ

30. Waqaala alladzii aamana yaa qawmi innii akhaafu ‘alaykum mitsla yawmi al-ahzaabi

30. Dan orang yang beriman itu berkata: “Hai kaumku, Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 31

مِثْلَ دَأْبِ قَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَالَّذِينَ مِنْ بَعْدِهِمْ ۚ وَمَا اللَّهُ يُرِيدُ ظُلْمًا لِلْعِبَادِ

31. Mitsla da’bi qawmi nuuhin wa’aadin watsamuuda waalladziina min ba’dihim wamaa allaahu yuriidu zhulman lil’ibaadi

31. (yakni) seperti keadaan kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 32

وَيَا قَوْمِ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ يَوْمَ التَّنَادِ

32. Wayaa qawmi innii akhaafu ‘alaykum yawma alttanaadi

32. Hai kaumku, Sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan siksaan hari panggil-memanggil[1321]

[1321] Hari kiamat itu dinamakan hari panggil memanggil karena orang yang berkumpul di padang mahsyar sebagian memanggil sehagian yang lain untuk meminta tolong


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 33

يَوْمَ تُوَلُّونَ مُدْبِرِينَ مَا لَكُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ عَاصِمٍ ۗ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ

33. Yawma tuwalluuna mudbiriina maa lakum mina allaahi min ‘aasimin waman yudhlili allaahu famaa lahu min haadin

33. (yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah, dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 34

وَلَقَدْ جَاءَكُمْ يُوسُفُ مِنْ قَبْلُ بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا زِلْتُمْ فِي شَكٍّ مِمَّا جَاءَكُمْ بِهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا هَلَكَ قُلْتُمْ لَنْ يَبْعَثَ اللَّهُ مِنْ بَعْدِهِ رَسُولًا ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ اللَّهُ مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ مُرْتَابٌ

34. Walaqad jaa-akum yuusufu min qablu bialbayyinaati famaa ziltum fii syakkin mimmaa jaa-akum bihi hattaa idzaa halaka qultum lan yab’atsa allaahu min ba’dihi rasuulan kadzaalika yudhillu allaahu man huwa musrifun murtaabun

34. Dan Sesungguhnya Telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan, tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu, hingga ketika dia meninggal, kamu berkata: “Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 35

الَّذِينَ يُجَادِلُونَ فِي آيَاتِ اللَّهِ بِغَيْرِ سُلْطَانٍ أَتَاهُمْ ۖ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ وَعِنْدَ الَّذِينَ آمَنُوا ۚ كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ قَلْبِ مُتَكَبِّرٍ جَبَّارٍ

35. Alladziina yujaadiluuna fii aayaati allaahi bighayri sulthaanin ataahum kabura maqtan ‘inda allaahi wa’inda alladziina aamanuu kadzaalika yathba’u allaahu ‘alaa kulli qalbi mutakabbirin jabbaarin

35. (yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[1322]. amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang

[1322] Maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 36

وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا هَامَانُ ابْنِ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَبْلُغُ الْأَسْبَابَ

36. Waqaala fir’awnu yaa haamaanu ibni lii sharhan la’allii ablughu al-asbaaba

36. Dan berkatalah Fir’aun: “Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke pintu-pintu,


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 37

أَسْبَابَ السَّمَاوَاتِ فَأَطَّلِعَ إِلَىٰ إِلَٰهِ مُوسَىٰ وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ كَاذِبًا ۚ وَكَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِفِرْعَوْنَ سُوءُ عَمَلِهِ وَصُدَّ عَنِ السَّبِيلِ ۚ وَمَا كَيْدُ فِرْعَوْنَ إِلَّا فِي تَبَابٍ

37. Asbaaba alssamaawaati fa-aththhali’a ilaa ilaahi muusaa wa-innii la-azhunnuhu kaadziban wakadzaalika zuyyina lifir’awna suu-u ‘amalihi washudda ‘ani alssabiili wamaa kaydu fir’awna illaa fii tabaabin

37. (yaitu) pintu-pintu langit, supaya aku dapat melihat Tuhan Musa dan Sesungguhnya aku memandangnya seorang pendusta”. Demikianlah dijadikan Fir’aun memandang baik perbuatan yang buruk itu, dan dia dihalangi dari jalan (yang benar); dan tipu daya Fir’aun itu tidak lain hanyalah membawa kerugian


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 38

وَقَالَ الَّذِي آمَنَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُونِ أَهْدِكُمْ سَبِيلَ الرَّشَادِ

38. Waqaala alladzii aamana yaa qawmi ittabi’uuni ahdikum sabiila alrrasyaadi

38. Orang yang beriman itu berkata: “Hai kaumku, ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 39

يَا قَوْمِ إِنَّمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَإِنَّ الْآخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ

39. Yaa qawmi innamaa haadzihi alhayaatu alddunyaa mataa’un wa-inna al-aakhirata hiya daaru alqaraari

39. Hai kaumku, Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan Sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal


Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 40

مَنْ عَمِلَ سَيِّئَةً فَلَا يُجْزَىٰ إِلَّا مِثْلَهَا ۖ وَمَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ يُرْزَقُونَ فِيهَا بِغَيْرِ حِسَابٍ

40. Man ‘amila sayyi-atan falaa yujzaa illaa mitslahaa waman ‘amila shaalihan min dzakarin aw untsaa wahuwa mu’minun faulaa-ika yadkhuluuna aljannata yurzaquuna fiihaa bighayri hisaabin

40. Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, Maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, Maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab


Silahkan Baca Juga : Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 01-20
Download Gratis : Al Qur’an Surah Al-Mu’min : Ayat 21-40.PDF

[1319] Maksudnya: bangunan, alat perlengkapan, benteng-benteng dan istana-istana

[1320] Maksudnya: mukjizat, hukum-hukum, dan ajaran-ajaran yang dibawanya

[1321] Hari kiamat itu dinamakan hari panggil memanggil Karena orang yang berkumpul di padang mahsyar sebagian memanggil sehagian yang lain untuk meminta tolong

[1322] Maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka

Share This:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*