Surah Al-Jasiyah ( Ayat 21-37 ) ~ ~ Bacaan [ Arab – Latin – Terjemah Bahasa Indonesia ]

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 21

أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ اجْتَرَحُوا السَّيِّئَاتِ أَنْ نَجْعَلَهُمْ كَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَوَاءً مَحْيَاهُمْ وَمَمَاتُهُمْ ۚ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ

21. Am hasiba alladziina ijtarahuu alssayyi-aati an naj’alahum kaalladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati sawaa-an mahyaahum wamamaatuhum saa-a maa yahkumuuna

21. Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? amat buruklah apa yang mereka sangka itu


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 22

وَخَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ وَلِتُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

22. Wakhalaqa allaahu alssamaawaati waal-ardha bialhaqqi walitujzaa kullu nafsin bimaa kasabat wahum laa yuzhlamuuna

22. Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar dan agar dibalasi tiap-tiap diri terhadap apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 23

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

23. Afara-ayta mani ittakhadza ilaahahu hawaahu wa-adhallahu allaahu ‘alaa ‘ilmin wakhatama ‘alaa sam’ihi waqalbihi waja’ala ‘alaa basharihi ghisyaawatan faman yahdiihi min ba’di allaahi afalaa tadzakkaruuna

23. Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya[1384] dan Allah Telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

[1384] Maksudnya Allah membiarkan orang itu sesat, Karena Allah Telah mengetahui bahwa dia tidak menerima petunjuk-petunjuk yang diberikan kepadanya


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 24

وَقَالُوا مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلَّا الدَّهْرُ ۚ وَمَا لَهُمْ بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ

24. Waqaaluu maa hiya illaa hayaatunaa alddunyaa namuutu wanahyaa wamaa yuhlikunaa illaa alddahru wamaa lahum bidzaalika min ‘ilmin in hum illaa yazhunnuuna

24. Dan mereka berkata: “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa”, dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 25

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ مَا كَانَ حُجَّتَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا ائْتُوا بِآبَائِنَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

25. Wa-idzaa tutlaa ‘alayhim aayaatunaa bayyinaatin maa kaana hujjatahum illaa an qaaluu i’tuu bi-aabaa-inaa in kuntum shaadiqiina

25. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat kami yang jelas, tidak ada bantahan mereka selain dari mengatakan: “Datangkanlah nenek moyang kami jika kamu adalah orang-orang yang benar”


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 26

قُلِ اللَّهُ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يَجْمَعُكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

26. Quli allaahu yuhyiikum tsumma yumiitukum tsumma yajma’ukum ilaa yawmi alqiyaamati laa rayba fiihi walaakinna aktsara alnnaasi laa ya’lamuuna

26. Katakanlah: “Allah-lah yang menghidupkan kamu Kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 27

وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ الْمُبْطِلُونَ

27. Walillaahi mulku alssamaawaati waal-ardhi wayawma taquumu alssaa’atu yawma-idzin yakhsaru almubthiluuna

27. Dan Hanya kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi. dan pada hari terjadinya kebangkitan, akan Rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebathilan


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 28

وَتَرَىٰ كُلَّ أُمَّةٍ جَاثِيَةً ۚ كُلُّ أُمَّةٍ تُدْعَىٰ إِلَىٰ كِتَابِهَا الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

28. Wataraa kulla ummatin jaatsiyatan kullu ummatin tud’aa ilaa kitaabihaa alyawma tujzawna maa kuntum ta’maluuna

28. Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 29

هَٰذَا كِتَابُنَا يَنْطِقُ عَلَيْكُمْ بِالْحَقِّ ۚ إِنَّا كُنَّا نَسْتَنْسِخُ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

29. Haadzaa kitaabunaa yanthiqu ‘alaykum bialhaqqi innaa kunnaa nastansikhu maa kuntum ta’maluuna

29. (Allah berfirman): “Inilah Kitab (catatan) kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar. Sesungguhnya kami Telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan”


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 30

فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُدْخِلُهُمْ رَبُّهُمْ فِي رَحْمَتِهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ

30. Fa-ammaa alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati fayudkhiluhum rabbuhum fii rahmatihi dzaalika huwa alfawzu almubiinu

30. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh Maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Itulah keberuntungan yang nyata


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 31

وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا أَفَلَمْ تَكُنْ آيَاتِي تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَاسْتَكْبَرْتُمْ وَكُنْتُمْ قَوْمًا مُجْرِمِينَ

31. Wa-ammaa alladziina kafaruu afalam takun aayaatii tutlaa ‘alaykum faistakbartum wakuntum qawman mujrimiina

31. Dan adapun orang-orang yang kafir (kepada mereka dikatakan): “Maka apakah belum ada ayat-ayat Ku yang dibacakan kepadamu lalu kamu menyombongkan diri dan kamu jadi kaum yang berbuat dosa?”


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 32

وَإِذَا قِيلَ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ لَا رَيْبَ فِيهَا قُلْتُمْ مَا نَدْرِي مَا السَّاعَةُ إِنْ نَظُنُّ إِلَّا ظَنًّا وَمَا نَحْنُ بِمُسْتَيْقِنِينَ

32. Wa-idzaa qiila inna wa’da allaahi haqqun waalssaa’atu laa rayba fiihaa qultum maa nadrii maa alssaa’atu in nazhunnu illaa zhannan wamaa nahnu bimustayqiniina

32. Dan apabila dikatakan (kepadamu): “Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar dan hari berbangkit itu tidak ada keraguan padanya”, niscaya kamu menjawab: “Kami tidak tahu apakah hari kiamat itu, kami sekali-kali tidak lain hanyalah menduga-duga saja dan kami sekali-kali tidak meyakini(nya)”


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 33

وَبَدَا لَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا عَمِلُوا وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

33. Wabadaa lahum sayyi-aatu maa ‘amiluu wahaaqa bihim maa kaanuu bihi yastahzi-uuna

33. Dan nyatalah bagi mereka keburukan-keburukan dari apa yang mereka kerjakan dan mereka diliputi oleh (azab) yang mereka selalu memperolok-olokkannya


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 34

وَقِيلَ الْيَوْمَ نَنْسَاكُمْ كَمَا نَسِيتُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَا وَمَأْوَاكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ نَاصِرِينَ

34. Waqiila alyawma nansaakum kamaa nasiitum liqaa-a yawmikum haadzaa wama’waakumu alnnaaru wamaa lakum min naasiriina

34. Dan dikatakan (kepada mereka): “Pada hari ini kami melupakan kamu sebagaimana kamu Telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini dan tempat kembalimu ialah neraka dan kamu sekali-kali tidak memperoleh penolong”


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 35

ذَٰلِكُمْ بِأَنَّكُمُ اتَّخَذْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ هُزُوًا وَغَرَّتْكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ لَا يُخْرَجُونَ مِنْهَا وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ

35. Dzaalikum bi-annakumu ittakhadztum aayaati allaahi huzuwan wagharratkumu alhayaatu alddunyaa faalyawma laa yukhrajuuna minhaa walaa hum yusta’tabuuna

35. Yang demikian itu, Karena Sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu Telah ditipu oleh kehidupan dunia, Maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 36

فَلِلَّهِ الْحَمْدُ رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَرَبِّ الْأَرْضِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

36. Falillaahi alhamdu rabbi alssamaawaati warabbi al-ardhi rabbi al’aalamiina

36. Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi, Tuhan semesta alam


Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 37

وَلَهُ الْكِبْرِيَاءُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

37. Walahu alkibriyaau fii alssamaawaati waal-ardhi wahuwa al’aziizu alhakiimu

37. Dan bagi-Nyalah keagungan di langit dan bumi, dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana


Silahkan Baca Juga : Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 01-20
Download Gratis : Al Qur’an Surah Al-Jasiyah : Ayat 21-37.PDF

[1384] Maksudnya Allah membiarkan orang itu sesat, Karena Allah Telah mengetahui bahwa dia tidak menerima petunjuk-petunjuk yang diberikan kepadanya

Share This:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*